Suntik Pematang Paru di Minggu ke-33 Kehamilan

   Hai guys… aku mau cerita nih tentang pengalaman kehamilan aku di trimester ke - 3, tepatnya kehamilanku di Minggu ke - 32. Saat itu aku baru ditahap awal memasuki bulan         ke - 8 kehamilan, dimana HPL persalinan ku masih cukup lama dan aku belum memasuki periode kelahiran. Pada masa kehamilan, bayi baru boleh dikatakan lahir dengan normal jika sudah memasuki Minggu ke - 37 kehamilan yang artinya masih tersisa 5 minggu lagi untukku dan masih tesisa 8 minggu lagi untuk menuju HPL yang telah dihitungkan oleh dokter.


   Namun, pada saat kehamilan ku berada pada Minggu ke -32 tersebut aku sudah mengalami kontraksi yang cukup sering dan sudah mulai terasa mulas di perut bawah dan pinggang. Akhirnya aku dan suami kontrol lah ke dokter. Kemudian aku diberi obat minum oleh dokter, untuk meringankan kontraksi. Tetapi karena kontraksi tetap ada hingga kehamilanku berusia 33 Minggu, maka aku kembali kontrol ke dokter.  Karena ini sudah keluhan yang kedua kalinya yang kusampaikan ke dokter, akhirnya dokter memutuskan untuk merujuk ku untuk rawat inap. Karena menurut dokter aku sudah memiliki indikasi janin lahir prematur. Tujuan rawat inap ini adalah untuk melakukan penyuntikan pematang paru janin yang disertai dengan observasi oleh dokter. 


Proses Rawat Inap dan Penyuntikan Pematang Paru :


   Rawat inap ku berlangsung selama 4 hari 3 malam. Penyuntikan pamatang paru dilakukan sebanyak 7x dengan durasi suntik setiap 12 jam sekali. Penyuntikan dilakukan dengan dua metode, yang pertama obat dimasukkan melalui selang infus ditangan dan yang kedua dilakukan dengan memasukan obat pematang paru nya ke kantong infus. 

    Hal ini dilakukan karena saat dilakukan penyuntikan obat secara langsung melalui selang infus ditangan, aku memiliki efek yang berbeda dari orang lain. Pada umumnya penerima suntikan akan merasakan kesemutan atau cekit2 disekitar vagina saja. Namun berbeda dengan aku, aku merasakan kesemutan yang sedikit perih diseluruh badanku mulai dari kaki, vagina, hingga ke pipiku. Akhirnya dokter merubah metodenya menjadi disuntikan ke kantong infus. 

    Fungsi dari suntik pematang paru ini adalah untuk menyiapkan paru2 janin agar mampu bernafas dengan normal di luar rahim jika nanti terjadi kelahiran prematur. Karena paru2 adalah organ yang berkembang paling terakhir didalam tubuh janin, maka dibutuhkan bantuan dari luar untuk mempersiapkam pematangannya jika janin memiliki kemungkinan untuk dilahirkan sebelum cukup bulan atau disebut lahir prematur.

Alhamdulillah saat ini kandungan ku sudah berada di Minggu ke - 34 menuju 35 Minggu. Kontraksi sudah berkurang dan mulas juga sudah hilang. Semoga kontraksi menuju kelahiran segera hadir disaat minggu kelahiran sudah mendekati dan aku juga anakku bisa lahir normal sehat walafiat, Aaamiin ya Allah… 


-Semoga tulisanku bisa bermanfaat ya.. kalau ada salah kata atau penulisn, mohon maaf ya guys,dan ini hanya cerita pengalaman pribadiku bisa berbeda dengan cerita ibu hamil lainnya. Sehat2 ya bumil-

Comments